Olahan Singkong Penuh Rasa

                                                   Didesa tagunguh sendiri selain memiliki pekerjaan sampingan menjadi pembatik, disisi lain dalam potensi pertaniannya yang salah satunya adalah singkong. Ada beberapa warga tagungguh yang memanfaatkan hasil panen singkong bukan hanya pada saat mentah saja, akan tetapi singkong hasil dari panen mereka banyak juga yang diolah terlebih dahulu setelah itu baru mereka jual. Warga desa tagungguh mengolah singkong ini dengan cara mereka memasrah singkong tersebut menjadi butiran kecil yang selanjutnya akan mereka jual ke pasar atau tetangga terdekat yang membutuhkannya. Hasil dari olahan singkong ini biasanya dijual ke pasar dengan harga yang sangat miring yakni dengan harga dua puluh ribu, pembeli bisa mendapatkan singkong parut yang sudah kering sebayak satu bak. Padahal disini tidak sebanding dengan berapa banyak singkong yang telah digunakan, dan tenaga yang dikelurakan untuk menjemur dan memasrah singkong yang mereka panen.
   
Singkong yang mereka gunakan adalah singkong hasil tanaman mereka sendiri di sawah selain jagung dan kacang yang mereka tanam secara bersamaan. Apabila parutan singkong yang mereka keringkan tersebut tidak laku dipasar, mereka memanfaatkan singkong kering tersebut untuk makan sehari hari yakni sebagai campuran dari nasi, kemudian dibuat jajan. Sebenarnya, hasil dari penjemuran singkong ini dapat menjadi nilai jual yang tinggi. Dikarenakan ketika mereka jual ke pasar, itu hanya dijual kepada perseorangan yang hanya menginginkan singkong kering tersebut sebagai campuran nasi atau jajan. Padahal menurut warga sendiri, singkong yang mereka jual bisa lebih mahal jika sudah digiling dan dijadikan sebagai tepung yang pada nantinya akan memiliki nilai jual yang lebih mahal di pasaran. untuk penjualan singkong kering ini tidak pada pengepul. Padahal apabila ada sistem pengepul , singkong dari warga tagungguh bisa dipasok ke pabrik-pabrik untuk dijadikan sebagai tepung yang lebih banyak mempunyai kegunaan di pasaran.



No comments:

Post a Comment

My Instagram