Pengolahan Kerupuk Singkong

Singkong adalah salah satu tanaman yang paling banyak diproduksi di Madura khususnya di Bangkalan. Desa Tagungguh Kecamatan Tanjung Bumi Kabupaten Bangkalan merupakan salah satu desa yang memiliki potensi tanaman singkong yang tergolong banyak. masyarakat  Desa Tagungguh  menanam singkong kurang lebih satu tahun sekali (satu kali panen) dalam per-tahunnya. Singkong yang telah dipanen dapat langsung diperjual-belikan di pasar atau dapat diproduksi sendiri seperti: keripik singkong, singkong rebus, kerupuk tenggeng dan lain sebagainya. Singkong yang telah dipanen dapat dimanfaatkan oleh masyarakat khususnya Desa Tagungguh, akan tetapi batang singkong pun dapat dimanfaatkan masyarakat untuk ditanam kembali. Begitu pula daun singkong mudah, bisa dimanfaatkan masyarakat untuk sayur urap-urap.


Mahasiswa KKN kelompok 20 Universitas Trunojoyo Madura, mempunyai ide untuk mengajak masyarakat khususnya desa tagungguh  untuk memanfaatkan hasil pertanian (singkong) dalam pengolahan kerupuk dari singkong. Masyarakat bisa mendapatkan penghasilan tambahan dari hasil pembuatan kerupuk singkong karena dapat memiliki nilai jual, selain itu pembuatan kerupuk singkong dapat mengasah kekreatifan masyarakat desa tagungguh.


Hasil dari pembuatan kerupuk singkong ini dapat diperjual belikan ditoko, warung atau pasar. Karena proses pembuatan kerupuk singkong ini cukup mudah seperti halnya pembuatan kerupuk-kerupuk lainnya, yang bahan dasarnya menggunakan bahan dari singkong. Masyarakat dapat mengembangkan kerupuk-kerupuk dengan memberikan berbagai macam rasa selain original dan pedas.

No comments:

Post a Comment

My Instagram