Pelatihan Produk Unggulan Puding Jagung Sedot (PJS) dan Bubur Jagung


       Di daerah Madura, jagung menjadi salah satu tanaman yang banyak dijumpai. Tak terkecuali di desa Tagungguh kecamatan Tanjungbumi kabupaten Bangkalan. Disini, para petani banyak yang menanam jagung, maka tidak heran jika jagung menjadi tanaman unggulan di daerah Tanjungbumi. Namun sayangnya, oleh petani biasanya jagung-jagung tersebut hanya dijual langsung dengan harga yang cukup murah. Padahal jagung bisa diolah menjadi makanan dan minuman yang lezat serta bernilai jual tinggi.
    Kurangnya pengolahan jagung oleh masyarakat desa Tagungguh ini menjadi latar belakang mahasiswa KKN 43 Universitas trunojoyo madura untuk mengadakan sebuah pelatihan kepada ibu-ibu sekitar untuk mengolah jagung menjadi puding jagung sedot dan bubur jagung. Kegiatan ini diadakan pada hari Sabtu, Januari 2019 yang bertempat di dusun Paceleng. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pelatihan kepada ibu-ibu agar bisa mengolah jagung menjadi produk yang bernilai jual lebih tinggi. Puding jagung sedot dan bubur jagung ini nantinya selain menjadi camilan atau santapan keluarga, juga bisa dijual untuk menambah pemasukan.




      Pada pelatihan pembuatan puding sedot dan bubur jagung ini menggunakan metode demonstrasi, dimana perwakilan dari KKN 43 UTM mempraktekkan cara pembuatan puding sedot dan bubur jagung, lalu ibu-ibu mengikutinya dengan alat dan bahan yang telah disediakan oleh mahasiswa KKN 43 UTM.


      Ibu-ibu desa Tagungguh tampak antusias dalam mengikuti pelatihan pembuatan puding sedot dan bubur jagung. Diharapkan nantinya dari pelatihan ini, ibu-ibu di desa Tagungguh dapat membuat olahan makanan dan minuman yang memanfaatkan tanaman jagung. Semoga dengan adanya pelatihan ini menjadikan ibu-ibu di desa tagungguh kreatif dalam mengolah bahan-bahan yang ada. 



Bubur jagung 
Puding Jagung Sedot (PJS)

No comments:

Post a Comment

My Instagram